MAKASSAR — Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Yayasan Al Bayan Kampus Utama Hidayatullah Makassar menggelar Liga Hijrah Merdeka 1448 H dengan mengusung tema “Spirit, Sportivitas, dan Ukhuwah”. Kegiatan ini menjadi ikhtiar untuk mempererat persaudaraan sekaligus membangun semangat baru di kalangan kader, pegawai, dan amal usaha Hidayatullah.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Paving Masjid Umar Al Faruq, Kampus Utama Hidayatullah Makassar, resmi dibuka seusai salat Ashar, Senin (20/7/2026). Liga diikuti oleh berbagai unsur dan institusi di lingkungan Hidayatullah, di antaranya DPD Hidayatullah Makassar, DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Yayasan Al Bayan selaku tuan rumah, Pemuda Hidayatullah, serta lembaga lainnya.
Selain pertandingan sepak bola, panitia juga menyelenggarakan sejumlah cabang olahraga, seperti tenis meja, sebagai sarana membangun kebersamaan dan memperkuat tali persaudaraan di lingkungan Hidayatullah.
Ketua Dewan Murobbi Hidayatullah Sulawesi Selatan sekaligus Anggota Pembina Yayasan Al Bayan Kampus Utama Hidayatullah Makassar, Ust. KH. Ir. Abdul Majid, M.A., secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta menjadikan Liga Hijrah Merdeka sebagai media untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan energi baru dalam mengemban amanah dakwah.
“Semoga ajang ini bisa memberi semangat baru, mempererat ukhuwah, untuk kita kembali nanti di sekolah, di organisasi, dan amal usaha membawa semangat baru,” ujarnya.
Tema “Spirit, Sportivitas, dan Ukhuwah” menjadi pesan utama yang ingin dihadirkan dalam penyelenggaraan Liga Hijrah Merdeka 1448 H. Semangat hijrah diwujudkan melalui kompetisi yang sehat, menjunjung tinggi sportivitas, serta mempererat ukhuwah antarkader, anggota, dan pegawai di lingkungan Hidayatullah.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir energi baru yang semakin memperkuat sinergi antarlembaga dan amal usaha, sehingga semangat kebersamaan yang terbangun di lapangan dapat terus terbawa dalam pengabdian di bidang dakwah, pendidikan, dan pelayanan kepada umat.