DPD Hidayatullah Makassar dan BMH Sulsel Perkuat Kolaborasi Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat

MAKASSAR — DPD Hidayatullah Makassar bersama Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Sulawesi Selatan memperkuat sinergi dalam pembinaan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah perkotaan. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat kiprah dakwah dan program pemberdayaan Hidayatullah yang telah berjalan di 15 kecamatan se-Kota Makassar.

Penguatan kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi pengurus DPD Hidayatullah Makassar ke Kantor BMH Sulawesi Selatan, Jumat (14/8/2026).

Rombongan DPD Hidayatullah Makassar terdiri dari Sekretaris DPD Ahmad Sabil, Bendahara Aditya, Kepala Departemen Organisasi Muhamad Robi, serta Kepala Departemen Tarbiyah dan Dakwah Syamsul. Rombongan diterima Ketua BMH Sulawesi Selatan Khairil. Turut hadir jajaran manajemen BMH, di antaranya Rizki, Bashori, dan Sekretaris BMH Ammar.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah peluang program yang dapat dikolaborasikan antara BMH sebagai lembaga filantropi dengan DPD dan DPC Hidayatullah se-Kota Makassar. Kolaborasi diarahkan untuk memperkuat pembinaan masyarakat sekaligus mengembangkan program pemberdayaan yang menyentuh kebutuhan masyarakat hingga tingkat kecamatan.

Sekretaris DPD Hidayatullah Makassar, Ahmad Sabil, mengatakan bahwa kerja-kerja keumatan membutuhkan keterlibatan dan kekuatan banyak pihak.

“Pekerjaan besar ini tidak mungkin dikerjakan oleh segelintir orang. Pekerjaan keumatan mutlak ada kolaborasi, saling menguatkan dan membantu semua elemen,” ujarnya.

Secara garis besar, program DPD Hidayatullah Makassar bertumpu pada tiga hal utama, yakni penguatan infrastruktur gerakan, rekrutmen, dan fundraising. Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam menopang keberlangsungan program dakwah dan pembinaan masyarakat. Infrastruktur menjadi fondasi gerakan, rekrutmen menghadirkan lebih banyak penggerak, sementara fundraising memperkuat dukungan materiil bagi pelaksanaan program.

Di bidang pendidikan, DPD Hidayatullah Makassar memiliki amal usaha melalui Yayasan Al Islam Yaa Bunayya yang berada di Kecamatan Tamalanrea. Lembaga tersebut menaungi sejumlah unit pendidikan, di antaranya Madrasah Ibtidaiyah (MI), Pondok Pesantren Tahfidz Al Islam, dan RA Raudhatul Athfal Yaa Bunayya.

Sejumlah program pendidikan dan pengembangan yang terbuka untuk dikolaborasikan antara lain pembangunan ruang kelas baru (RKB), perbaikan masjid, serta pemberdayaan ekonomi santri.

Sementara di tingkat kecamatan, Hidayatullah telah hadir melalui 15 Dewan Pengurus Cabang (DPC) yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Makassar. Program pembinaan di tingkat cabang antara lain dikembangkan melalui Rumah Quran Hidayatullah (RQH) dan Majelis Quran Hidayatullah (MQH). Program tersebut menyasar berbagai segmen masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa dan orangtua.

Manager Prodaya BMH Sulawesi Selatan, Bashori, menyambut baik gagasan kolaborasi tersebut. Menurutnya, aspek teknis pelaksanaan program akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan berikutnya.

Ketua BMH Sulawesi Selatan, Khairil, juga mengapresiasi inisiatif DPD Hidayatullah Makassar membangun sinergi tersebut.

“Saat ini kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri, harus berkolaborasi. Mari kita bersama-sama mengangkat program ini. Makassar dan Sulsel ini memiliki potensi yang besar,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Khairil juga mengarahkan sejumlah peluang program yang dapat dikolaborasikan. Menurutnya, Hidayatullah memiliki sumber daya berupa jaringan dan program di lapangan, sementara BMH memiliki instrumen filantropi yang dapat mendukung pengembangan program.

“DPD punya resources dan BMH memiliki tools,” ujarnya.

Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan, tetapi berlanjut pada kerja-kerja nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Dari tingkat cabang, kolaborasi tersebut mendapat sambutan positif. Ketua DPC Hidayatullah Rappocini, Hamzah, mengatakan BMH selama ini telah menjadi salah satu pendukung program organisasi.

“Semoga dengan adanya kolaborasi ini semakin berdampak pada program pemberdayaan di kecamatan,” harapnya.

Di Kecamatan Rappocini sendiri, Hidayatullah telah menjalankan program Majelis Quran bagi ibu-ibu serta Rumah Quran untuk segmen remaja dan anak-anak.

Kolaborasi DPD Hidayatullah Makassar dan BMH Sulawesi Selatan ini menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat gerakan dakwah, pembinaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput. Dengan kekuatan jaringan DPD dan DPC yang telah hadir di 15 kecamatan serta dukungan instrumen filantropi BMH, sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan program-program yang lebih terarah, berkelanjutan, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat Kota Makassar.

Share Post Ini
Facebook
WhatsApp
Telegram
Related Post
Video

Info

Fitur ini sedang dalam pengembangan