Haflah Takharruj Angkatan I Pondok Pesantren Tahfidz Al Islam Hidayatullah Makassar Tampilkan Beragam Parade Hafalan Al-Qur’an

Makassar, 14 Juni 2026 — Pondok Pesantren Tahfidz Al Islam Hidayatullah Makassar menggelar Haflah Takharruj Angkatan I pada Ahad (14/6/2026) di Aula Yayasan Al Bayan, Makassar. Acara dihadiri oleh pengurus DPD Hidayatullah Makassar, orang tua santri, serta tamu undangan lainnya. Turut hadir Ketua DMW Hidayatullah Sulawesi Selatan, Ustadz Ir. H. Abdul Majid, M.A.

Rangkaian acara diawali dengan berbagai penampilan santri yang menunjukkan capaian pembelajaran mereka selama menempuh pendidikan di pondok. Sebanyak lima santri putra menampilkan sambung ayat Al-Qur’an dari juz 27 dan juz 28. Sementara itu, tujuh santri putri memperagakan sambung ayat dari Surah Al-Ahqaf yang terdapat pada juz 26.

Selain itu, para santri juga mempersembahkan Parade Hadits dengan memperdengarkan hafalan hadits-hadits pilihan yang telah mereka pelajari. Penampilan lainnya adalah Parade Huruf yang mengangkat tema “Menghafal Dimulai dari Mengenal Huruf”, sebagai gambaran proses awal pembelajaran Al-Qur’an yang menjadi fondasi lahirnya para penghafal Al-Qur’an.

Kemampuan berbahasa Arab para santri turut ditampilkan melalui ceramah berbahasa Arab yang disampaikan oleh santri kelas III SMP. Dalam penyampaiannya ditegaskan bahwa bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an diharapkan semakin mendekatkan kaum muslimin kepada kitab sucinya.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan sekaligus mewakili DPD Hidayatullah Makassar, Syamsul, menyampaikan bahwa wisuda tersebut bukan sekadar seremoni kelulusan santri.

“Hari ini kita tidak hanya mewisuda beberapa santri, tetapi sedang menyaksikan lahirnya generasi yang diharapkan menjadi penerus perjuangan Islam di masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah krisis moral dan krisis keteladanan yang melanda dunia saat ini, hadirnya generasi penghafal Al-Qur’an merupakan kabar gembira bagi umat Islam.

“Mungkin hari ini jumlah wisudawan masih sedikit, tetapi sejarah perubahan sering kali dimulai dari kelompok kecil yang memiliki iman, ilmu, dan komitmen yang kuat,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Tahfidz Al Islam Hidayatullah Makassar, Munir Salahuddin, mengingatkan para wisudawan agar menjadikan momentum wisuda sebagai awal tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga Al-Qur’an.

“Wisuda ini bukan akhir dari menghafal Al-Qur’an. Justru hari ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an,” tuturnya.

Menurutnya, capaian hafalan yang diraih para santri merupakan hasil dari proses panjang yang penuh ketekunan, kesabaran, dan munajat kepada Allah SWT.

“Hafalan yang dilantunkan bukan hasil dari satu atau dua hari. Semua itu merupakan buah dari munajat, ketekunan, dan kesabaran dalam menghafal,” ungkapnya.

Haflah Takharruj Angkatan I ini menjadi momentum syukur atas lahirnya generasi muda penghafal Al-Qur’an sekaligus menandai komitmen Pondok Pesantren Tahfidz Al Islam Hidayatullah Makassar dalam mencetak kader umat yang berilmu, berakhlak, dan berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an.

Share Post Ini
Facebook
WhatsApp
Telegram
Related Post
Video

Info

Fitur ini sedang dalam pengembangan