Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Al Bayan Hidayatullah Makassar Jadi Lokasi Studi Sejumlah Lembaga

Makassar — Kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi. Berangkat dari semangat tersebut, Yayasan Al Bayan Hidayatullah Makassar terus mendorong budaya hidup bersih dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat sebagai bagian dari dakwah dan pemberdayaan lingkungan.

Ikhtiar tersebut mendapat perhatian dari berbagai pihak. Pada Selasa (14/7/2026), Yayasan Al Bayan Hidayatullah Makassar menerima kunjungan studi dari sejumlah lembaga dan instansi yang tengah melakukan pendataan serta kajian terkait pengelolaan sampah di berbagai daerah di Indonesia.

Rombongan yang hadir terdiri dari perwakilan PT Cakra DKI Jakarta, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, dan Universitas Indonesia (UI). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke beberapa kota besar di Indonesia untuk mempelajari praktik-praktik pengelolaan sampah yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Sebelum tiba di Makassar, tim telah melakukan kunjungan ke Medan, Bandung, Banjarmasin, Bali, dan Labuan Bajo. Makassar menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian tersebut karena dinilai memiliki praktik pengelolaan sampah berbasis komunitas yang berkembang di tingkat lingkungan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 11.00 hingga 12.30 WITA ini dilaksanakan di lokasi pengelolaan sampah yang berada di lingkungan Yayasan Al Bayan Hidayatullah Makassar, RT/RW 007/022 Bumi Tamalanrea Permai, Kota Makassar.

Kunjungan diterima oleh penanggung jawab pengelolaan sampah Al Bayan Hidayatullah Makassar sekaligus Ketua RT 007 Tamalanrea, Sultan, S.Pd., M.M. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Tamalanrea, Sulaeman, yang ikut menyaksikan secara langsung perkembangan pengelolaan sampah di lingkungan tersebut.

Dalam kesempatan itu, rombongan meninjau berbagai aktivitas pengelolaan sampah serta melakukan pendataan lapangan mengenai perkembangan sistem yang diterapkan di wilayah RT/RW 007/022 Bumi Tamalanrea Permai.

Bagi Hidayatullah, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan bukan sekadar aktivitas teknis, melainkan bagian dari implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui pengelolaan sampah berbasis masyarakat, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari merupakan fondasi penting bagi terwujudnya peradaban yang baik dan berkeadaban.

Kunjungan ini diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik antar lembaga, sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor swasta dalam menghadirkan solusi berkelanjutan terhadap persoalan persampahan di Indonesia.

Share Post Ini
Facebook
WhatsApp
Telegram
Related Post
Video

Info

Fitur ini sedang dalam pengembangan